BELAJAR BERBAGI

Selasa, 19 Juni 2012

AYAT AL-QUR’AN TENTANG MANUSIA DAN TUGASNYA SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI, bagian II

QS AL-MU’MINUN:12-14
1.      Membaca
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ (١٢) ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (١۳) ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آَخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ (١۴)
2.      Tajwid
No.
Bacaan Tajwid
Lafadz
Sebab
Keterangan
1.
Mad Thabi’i
خَلَقْنَا- جَعَلْنَاهُ- فِي قَرَارٍ -عِظَامًا فَكَسَوْنَا- أَنْشَأْنَاهُ-
1)      ا didahului fathah
2)      ي didahului kasrah
3)      و didahului dhamah
Dibaca panjang satu alif
2.
Mad arid li sukun
طِينٍ- مَكِينٍ- الْخَالِقِينَ
Bacaan mad di akhir ayat
Dibaca panjang satu alif
3.
Al-Qomariyah
الْإِنْسَانَ- الْعَلَقَةَ- الْمُضْغَةَ- الْعِظَامَ الْخَالِقِينَ -
ال Bertemu huruf Qamariyah
ال Dibaca jelas
4.
Al-Syamsiyah
النُّطْفَةَ
ال Bertemu huruf Syamsiyah
ال tidak dibaca
5.
Ikhfa’
مِنْ سُلَالَةٍ- مِنْ طِينٍ- نُطْفَةً فِي- عَلَقَةً فَخَلَقْنَا - مُضْغَةً فَخَلَقْنَا- عِظَامًا فَكَسَوْنَا- لَحْمًا ثُمَّ- أَنْشَأْنَاهُ
نْ Atau tanwin bertemu huruf ikhfa’
Dibaca samar
6
Idhar
خَلْقًا آَخَرَ
Tanwin bertemu alif
Dibaca jelas
7.
Ghunnah
ثُمَّ
Mim tasydid
Dibaca dengung
3.      Arti perkata
Lafadz
Arti
وَلَقَدْ خَلَقْنَا
Dan sungguh kami telah menciptakan
الْإِنْسَانَ
Manusia
مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ
Dari sari pati tanah
ثُمَّ جَعَلْنَاهُ
Kemudian kami menjadikannya
نُطْفَةً
Sperma
فِي قَرَارٍ مَكِينٍ
(yang tersimpan) di tempat yang kokoh (Rahim)
عَلَقَةً
Sesuatu yang menggantung-sesuatu yang melekat-segumpal darah
فَخَلَقْنَا
Maka kami ciptakan
مُضْغَةً
Segumpal daging
عِظَامًا
Tulang belulang
فَكَسَوْنَا
Maka kami membungkus
لَحْمًا
Daging
ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ
Kemudian kami menjadikannya
خَلْقًا آَخَرَ
Bentuk lain
فَتَبَارَكَ اللَّهُ
Maka Maha Suci Allah
أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Pencipta Yang Paling Baik
4.      Terjemah
12.  Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
13.  Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14.  Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.
5.      Kandungan ayat
1)      Urutan proses penciptaan manusia : sari pati tanah-sperma-segumpal darah-segumpal daging-tulang belulang-dibungkus dengan daging-dijadikan bentuk yang lain
2)      Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling bagus
3)      Karunia Allah terhadap manusia semenjak diciptakan
6.      Perilaku yang sesuai
1)      Berbakti kepada orang tua
2)      Rajin beribadah
3)      Bersyukur atas semua karunia dari Allah
4)      Taat menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya





DOWNLOAD MATERI
LINK 1                                                      LINK2
                                                          




DOWNLOAD UJI KOMPETENSI
LINK 1                                              LINK2
                     



DOWNLOAD VIDEO (sumber: youtube) 

Senin, 18 Juni 2012

AYAT AL-QUR’AN TENTANG MANUSIA DAN TUGASNYA SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI, bagian I

QS. AL-BAQARAH:30
1.      Membaca
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لا تَعْلَمُونَ
2.      Tajwid
No.
Bacaan Tajwid
Lafadz
Sebab
Keterangan
1.
Mad Thabi’i
قَالَ- إِنِّي- جَاعِلٌ- فِي- خَلِيفَةً- قَالُوا فِيهَا- الدِّمَاءَ مَا لا
1)      ا didahului fathah
2)      ي didahului kasrah
3)      و didahului dhamah
Dibaca panjang satu alif
2.
Mad arid li sukun
تَعْلَمُونَ
Bacaan mad di akhir ayat
Dibaca panjang satu alif
3.
Al-Qomariyah
الأرْضِ
ال Bertemu huruf Qamariyah
ال Dibaca jelas
4.
Al-Syamsiyah
الدِّمَاءَ
ال Bertemu huruf Syamsiyah
ال tidak dibaca
5.
Ghunnah
إِنِّي
ن tasydid
dengung
6
Ikhfa’
جَاعِلٌ فِي- خَلِيفَةً قَالُوا
Tanwin bertemu huruf ikhfa’
Dibaca samar
7.
Idgham bi ghunnah
مَنْ يُفْسِدُ
نْ bertemu ي
Dibaca dengung
3.      Mengartikan Perkata
Lafadz
Arti
وَإِذْ قَالَ
Dan ketika berkata
رَبُّكَ
Tuhanmu
لِلْمَلائِكَةِ
Kepada para Malaikat
إِنِّي
Sesunggunya Aku (Allah)
جَاعِلٌ
(akan) menjadikan
فِي الأرْضِ
Di bumi
خَلِيفَةً
Seorang pemimpin
قَالُوا
(mereka-para Malaikat) berkata
أَتَجْعَلُ
Apakah engkau akan menjadikan
فِيهَا
Di dalamnya/ di Bumi
مَنْ
seseorang
يُفْسِدُ فِيهَا
Merusaknya (bumi)
وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ
Dan menumpahkan darah/berperang
وَنَحْنُ
Dan kami (para Malaikat)
نُسَبِّحُ
Senantiasa bertasbih
بِحَمْدِكَ
Dengan memuji Engkau (Allah)
وَنُقَدِّسُ لَكَ
Dan senantiasa memahasucikan Engkau (Allah)
قَالَ
(Allah) Berfirman
إِنِّي
Sesungguhnya Aku (Allah)
أَعْلَمُ
Maha Mengetahui
مَا لا تَعْلَمُونَ
Atas apa yang kalian tidak ketahui
4.      Terjemah ayat
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
5.      Kandungan ayat
1)      Allah mengumumkan kepada para Malaikat bahwa Dia akan menciptakan mansuia sebagai pemimpin di bumi
2)      Para Malaikat merasa keberatan dengan penciptaan manusia sebagai pemimpin di bumi
3)      Alasan Malaikat keberatan atas penciptaan manusia sebagai pemimpin di bumi karena :
a.       Manusia suka merusak
b.      Manusia suka berperang
c.       Malaikat merasa lebih mulia karena senantiasa bertasbih, bertahmid dan memahasucikan Allah
4)      Atas keberatan yang disampaikan Malaikat, Allah menjawab bahwa Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang hambanya tidak ketahui
5)      Atas dasar ayat ini maka manusia mempunyai gelar sebagai pemimpin atau wakil Allah di bumi atau : خَلِيْفَةُ اللهِ فِي الْاَرْضِ
6.      Perilaku yang sesuai
1)      Menjaga bumi dan tidak merusaknya
2)      Menjauhi permusuhan
3)      Mencegah peperangan/permusuhan
4)      Menjadi pemimpin yang baik dan amanah
5)      Menjadi pemimpin yang membawa keabaikan dan keberkahan untuk seluruh masyarakat
6)      Menyadari bahwa dunia ini adalah titipan Allah yang harus dipertanggungjawabkan kelak di akhirat
7)      Menyadari bahwa di dunia ini hanya sementara dan kehidupan akhirat akan kekal
8)      Menjadi pemimpin yang baik untuk diri sendiri dan keluarga
9)      Meningkatkan amal ibadah kepada Allah
10)  Taat menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya




DOWNLOAD MATERI
LINK1                                   LINK2
    




DOWNLOAD UJI KOMPETENSI
LINK1                                    LINK2